Janganlah kamu merupakan pasangan yang tidak seimbang dengan orang-orang yang tak percaya. Sebab persamaan apakah terdapat antara kebenaran dan kedurhakaan? Atau bagaimanakah terang dapat bersatu dengan gelap? Persamaan apakah yang terdapat antara Kristus dan Belial? Apakah bagian bersama orang-orang percaya dengan orang-orang tak percaya?”
(2 Korintus 6:14-15)
“Cinta beda agama”
Syalom, hari ini kita akan membahas Cinta Beda Agama saya percaya kita pasti mendengar kata ini atau malah pernah terjebak didalamnya ? dan mungkin ada yang pernah bertanya sebenarnya boleh apa tidak jatuh cinta kepada seseorang yang beda iman dengan kita ?. sering kali hanya karena dasar saling mencintai memilih untuk pacaran beda iman, atau pacaran sembunyi-sembunyi dari orangtua, jika dipikir baik-baik pacaran beda agama malah akan menyakiti kedua belah pihak, terlebih-lebih menyakiti hati Tuhan Yesus, mengapa demikian ? karena ketika memilih untuk pacaran beda agama, disitu sudah memicu konflik, dasar dari menjalin hubungan adalah ketika dua anak muda saling melayani Tuhan yang sama, tidak hanya karena cinta tetapi harus menyembah atau melayani Tuhan yang sama.
Diibarat kan dengan segitiga sama kaki, dimana ketika
pasangan tersebut mengarahkan pikiran mereka kepada Tuhan yang menjadi pusat
dalam hubungan yang sedang mereka jalani.
Pacaran adalah masa perkenalan, diamana pasangan saling mengenal satu sama lain, saling memahami dan menerima setiap kelebihan dan kekurangan yang dimiliki oleh pasangan, pacaran adalah tangga pertama yang harus dilewati sebelum masuk dalam fase pernikahan karena untuk masuk dalam fase pernikahan diperlukan kesiapan jika tidak siap untuk menikah lebih baik jangan menikah dulu, maka dari itu dalam masa pacaran harus benar-benar saling mengenal, saling memahami dan mampu menyelesaikan permasalahan dengan bijaksana, karena jika mencari yang cocok tidak akan pernah didapatkan tetapi pacaran adalah masa dimana saling melengkapi perbedaan, dan menyatukan perbedaan tersebut menjadi seni didalam menjalani hubungan, contohnya jika dia tidak suka minum kopi dan kita suka minum kopi disitu jangan kita paksakan dia untuk suka minum kopi tetapi kenalkan lah kopi kepada dia ceritakan apa si yang membuat kita menyukai kopi, setidaknya walaupun dia tidak suka minum kopi tetapi dia mengenal citarasa kopi dari cerita kita, dari setiap perbedaan yang ada akan membuat kita saling melengkapi perbedaan tersebut bukan meniadakan perbedaan tersebut, jadikanlah masa pacaran menjadi masa-masa yang indah dan tetap arahkan atau pusatkan lah hubungan hanya kepada Tuhan Yesus maka apapun yang kita doakan akan tertuju juga kepada Tuhan Yesus.
Cinta beda agama bukanlah hal yang baik dimata Tuhan, itu akan sangat menyakiti hati Tuhan, maka dari itu perbaiki dulu hubungan kita dengan Tuhan, belajar untuk membenahi diri, memperbaiki diri agar ketika kita memiliki pasangan kita sudah siap untuk dimiliki dan pantas untuk dipertahankan, ketika kita merasa belum siap dan merasa belum pantas lebih baik jangan pacaran, tetapi benahilah diri sampai benar-benar siap untuk dimiliki dan pantas untuk dipertahankan.
Cinta beda agama didalam Alkitab dapat kita ambil contoh dari kehidupan Salomo, ketika ia menikahi istri-istri dan memiliki gundik yang tidak menyembah Tuhan Allah, kehidupan Salomo menjadi kacau ia menjadi jauh dari Tuhan dan ikut menyembah apa yang disembah oleh istri-istrinya dan gundik-gundiknya, dari Salomo ada pelajaran yang dapat kita petik yaitu, cinta beda agama menyebabkan seseorang jauh dari Tuhan Yesus, membuat seseorang murtad hanya karena perkara perasaan seseorang menjual imannya, menjual keselamatan yang sudah Tuhan Yesus berikan secara gratis dan Cuma-Cuma, disini saya ingin mengatakan bahwa, jadilah pribadi yang siap Tuhan Yesus proses memang proses Tuhan tidak selamanya nyaman-nyaman saja ada kala dimana Tuhan memproses kita dengan cara yang diluar dugaan kita, ada kala dimana Tuhan membiarkan sesuatu hal menimpa kita itu bukan karena Tuhan tidak mengasihi kita tetapi Tuhan ingin kita tetap setia walaupun proses yang harus kita lalui membuat kita jatuh, tetapi percayalah ketika kita sudah tahan dengan proses tersebut kita akan merasakan kebahagian yang tidak pernah kita terima dari dunia ini tetapi benar-benar kebahagian yang kita rasakan datangnya dari Tuhan Yesus sendiri. Kebahagian yang diberikan dunia bersifat sementara tetapi kebahagian yang Tuhan Yesus berikan bersifat Kekal abadi.
Kebahagian cinta beda agama bersifat sementara tetapi ketika kita memilih untuk pacaran satu iman dan kita sudah benar-benar siap untuk dimiliki dan pantas untuk dipertahankan disitu kita akan merasakan kebahagian yang datangnya hanya dari Tuhan Yesus, walaupun jarak jauh, Sinyal susah atau waktu yang terbatas untuk bertukar kabar kita akan tetap bahagia dalam menanti kabar dari dia, kita akan tetap nyaman walaupun tidak dapat dipungkiri menahan rindu itu sulit tetapi ketika kita bisa melewati setiap proses yang harus kita jalani saat menjalani hubungan jarak jauh disitulah Tuhan Yesus akan selalu menguatkan kita, membuat kita mampu melewati setiap proses yang harus kita lalui bersama pasangan kita.
Pelajaran yang kita dapatkan dari renungan hari ini adalah :
1. Peka terhadap proses Tuhan
2. Tidak memilih untuk pacaran beda agama karena itu akan sangat menyakiti hati Tuhan Yesus.
3. Memantaskan diri untuk di miliki dan di pertahankan.
4. Tetap setia dengan proses yang Tuhan adakan didalam hidup ini, karena proses yang Tuhan adakan untuk kita adalah cara Tuhan mendewasakan iman kita.
5. Tetap mempertahankan iman kita kepada Tuhan.
6. Sabar menanti, karena ketika Tuhan sudah memasangkan kita dengan salah satu anak-Nya disaat itulah kita akan merasakan kemenangan dari setiap penantian panjang yang Tuhan Ijinkan untuk kita lalui, karena ketika kita di fase penantian sebenarnya Tuhan sudah mendengar doa kita dan disaat itulah Tuhan sedang memperbaiki kita dan dia agar saat Tuhan Yesus mempertemukan kita dengan dia, sudah sama-sama pantas dan siap menjalani hubungan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar