Kamis, 22 April 2021

Teladan Rasul Paulus

 


 


“Metamorfosis yang Sempurna”

Kisah Para Rasul 9:1-19a.

 

      Metamorfosis yang dialami oleh Kupu-kupu adalah metamorphosis yang sempurna, fase pertama yang dialami oleh Kupu-kupu dimulai dari telur dalam tiga sampai lima hari telur tersebut  menetas menjadi ulat, sesudah itu ulat berganti kulit sebanyak lima sampai enam kali, setelah itu ulat berubah menjadi pupa  atau yang biasa kita kenal dengan kepompong, selama duapuluh hari kepompong mengalami pertumbuhan, setelah itu barulah Kupu-kupu yang cantik dapat mengepakkan sayap nya setelah mengalami berbagai fase atau proses yang panjang. Ketika kita melihat kupu-kupu kita melupakan proses yang begitu panjang yang kupu-kupu lalui, bahkan kita melupakan jati diri kupu-kupu yang awalnya berasal dari ulat yang tidak berharga atau bentuknya tidak menarik, tetapi itulah yang membuat Kupu-kupu termasuk didalam Metamorfosis yang sempurna.

       Syalom…Renungan hari ini diawali dengan penjelasan Metamorfosis yang dialami Kupu-kupu, kita sama-sama tahu jati diri Kupu-kupu pada awal nya adalah seekor ulat yang tidak menarik bentuk nya, bahkan kita sangat risih bila melihat ulat karena ulat dapat membuat kulit kita menjadi gatal bila kita tidak sengaja menyentuh ulat tersebut, sama hal nya dengan perikop yang terdapat didalam Kisah Para Rasul 9:1-19a menjelaskan bagaimana Saulus bertobat, dan apa saja yang terjadi sebelum ia benar-benar diubahkan oleh Tuhan Yesus, awalnya Saulus sangat membenci umat yang percaya kepada Tuhan Yesus tetapi setelah Tuhan yang ubahkan dirinya dan ia pun mengalami metamorfosis yang sempurna. Wajar saja jika pada saat itu Ananias ragu untuk mengikuti perintah Tuhan yang memperintahkan nya untuk pergi dan membantu Saulus agar ia dapat dibaptis supaya perubahan nya menjadi sempurna, setelah Saulus bertobat ia menjadi Rasul yang memberitakan nama Tuhan Yesus kepada semua bangsa, tetapi tidak serta merta pertobatan Saulus di terima begitu saja oleh orang-orang yang ada disekitar nya, dan tidak mudah bagi nya untuk memberitakan nama Tuhan Yesus ditengah-tengah orang yang belum sepenuhnya mengenal Tuhan Yesus, dan Saulus dikenal dengan nama Paulus atau yang sering kita sebut Rasul Paulus. Rasul Paulus adalah bukti nyata dari perubahan yang sempurna, ia tidak hanya berubah saja tetapi ia pun menjadi seorang Rasul yang tidak takut untuk memberitakan nama Tuhan ditengah-tengah orang yang belum sepenuhnya mengenal Tuhan bahkan belum mengenal Tuhan Yesus sebagai Juruselamat, dari renungan hari ini ada beberapa poin yang dapat kita renungkan, poin pertama Proses yang bertahap sebagaimana yang dialami oleh Rasul Paulus yang awal membenci dan menganiaya umat Tuhan Yesus bahkan ia memiliki kuasa penuh untuk membinasakan umat Tuhan, tetapi setelah ia diubahkan dan mengalami perjumpaan secara pribadi dengan Tuhan Yesus ia mengalami metamorfosis yang sempurna ia menjadi Rasul yang sangat setia dalam memberitakan nama Tuhan Yesus kepada bangsa-bangsa yang belum sepenuhnya nya mengenal Tuhan Yesus bahkan kepada bangsa yang sama sekali tidak menganal Tuhan Yesus sebagai Juruselamat dunia, setiap proses yang di alami Rasul Paulus adalah proses yang bertahap tidak serta merta pertobatannya diterima oleh orang-orang yang ada disekitarnya tetapi Rasul Paulus tetap memberitakan nama Tuhan Yesus dengan setia dan tidak takut dengan resiko yang akan ia dapati setelah ia memberitakan nama Tuhan Yesus ditengah-tengah orang yang belum mengenal Tuhan Yesus secara penuh atau di tengah-tengah orang yang sama sekali tidak mengenal Tuhan Yesus dan malah menyembah dewa. Poin kedua yang dapat kita ambil perubahan Rasul Paulus adalah kesetiannya dalam memberitakan nama Tuhan Yesus walaupun ia harus beberapa kali dipenjara karena ia tetap memberitakan nama Tuhan Yesus, kesetian Rasul Paulus timbul karena ia juga setia dalam tahapan proses yang ia lalui bagaimana ia mengenal Tuhan Yesus secara pribadi, atau bagaimana ia tetap memberitakan nama Tuhan Yesus walaupun harus beberapa kali dipenjara, dua poin ini dapat menjadi gambaran untuk kita yang sedang ada didalam prosesnya Tuhan akan kah kita tetap bertahan dalam proses Tuhan yang bertahap atau kita melarikan dari prosesnya Tuhan ? akan kah kita setia bersaksi dan memberitakan nama Tuhan Yesus kepada orang-orang yang belum sepenuhnya mengenal Tuhan atau bahkan belum mengenal Tuhan ? atau kita undur diri karena kita tidak sanggup dengan resiko yang akan terjadi jika kita tetap setia dalam bersaksi dan memberitakan nama Tuhan Yesus ? di tahun 2021 ini kita harus memiliki komitmen untuk mau dip roses oleh Tuhan dan mau untuk tetap setia dalam bersaksi dan memberitakan nama Tuhan Yesus kepada siapapun tanpa takut dengan resiko yang akan kita alami ketika kita bersaksi dan memberitakan nama Tuhan, seperti layaknya Rasul Paulus yang mau diubahkan oleh Tuhan Yesus dan setelah Rasul Paulus diubahkan oleh Tuhan Yesus ia mengalami metamorfosis yang sempurna. Mari kita awali hari ini dengan komitmen kepada Tuhan Yesus agar Tuhan yang mengubahkan kita dan kita mau diproses secara bertahap oleh Tuhan Yesus serta kita juga mau setia dalam memberitakan nama Tuhan Yesus dimanapun dan kapanpun, belajarlah dari Kupu-kupu karena metamorfosis yang dialami kupu-kupu adalah metamorfosis yang sempurna. Tuhan Yesus Memberkati…..