“Metamorfosis yang Sempurna”
Kisah Para Rasul 9:1-19a.
Metamorfosis
yang dialami oleh Kupu-kupu adalah metamorphosis yang sempurna, fase pertama
yang dialami oleh Kupu-kupu dimulai dari telur dalam tiga sampai lima hari
telur tersebut menetas menjadi ulat,
sesudah itu ulat berganti kulit sebanyak lima sampai enam kali, setelah itu
ulat berubah menjadi pupa atau yang
biasa kita kenal dengan kepompong, selama duapuluh hari kepompong mengalami
pertumbuhan, setelah itu barulah Kupu-kupu yang cantik dapat mengepakkan sayap
nya setelah mengalami berbagai fase atau proses yang panjang. Ketika kita
melihat kupu-kupu kita melupakan proses yang begitu panjang yang kupu-kupu
lalui, bahkan kita melupakan jati diri kupu-kupu yang awalnya berasal dari ulat
yang tidak berharga atau bentuknya tidak menarik, tetapi itulah yang membuat
Kupu-kupu termasuk didalam Metamorfosis yang sempurna.
Syalom…Renungan hari ini diawali dengan
penjelasan Metamorfosis yang dialami Kupu-kupu, kita sama-sama tahu jati diri
Kupu-kupu pada awal nya adalah seekor ulat yang tidak menarik bentuk nya,
bahkan kita sangat risih bila melihat ulat karena ulat dapat membuat kulit kita
menjadi gatal bila kita tidak sengaja menyentuh ulat tersebut, sama hal nya
dengan perikop yang terdapat didalam Kisah Para Rasul 9:1-19a menjelaskan
bagaimana Saulus bertobat, dan apa saja yang terjadi sebelum ia benar-benar
diubahkan oleh Tuhan Yesus, awalnya Saulus sangat membenci umat yang percaya
kepada Tuhan Yesus tetapi setelah Tuhan yang ubahkan dirinya dan ia pun
mengalami metamorfosis yang sempurna. Wajar saja jika pada saat itu Ananias
ragu untuk mengikuti perintah Tuhan yang memperintahkan nya untuk pergi dan
membantu Saulus agar ia dapat dibaptis supaya perubahan nya menjadi sempurna,
setelah Saulus bertobat ia menjadi Rasul yang memberitakan nama Tuhan Yesus
kepada semua bangsa, tetapi tidak serta merta pertobatan Saulus di terima
begitu saja oleh orang-orang yang ada disekitar nya, dan tidak mudah bagi nya
untuk memberitakan nama Tuhan Yesus ditengah-tengah orang yang belum sepenuhnya
mengenal Tuhan Yesus, dan Saulus dikenal dengan nama Paulus atau yang sering
kita sebut Rasul Paulus. Rasul Paulus adalah bukti nyata dari perubahan yang
sempurna, ia tidak hanya berubah saja tetapi ia pun menjadi seorang Rasul yang
tidak takut untuk memberitakan nama Tuhan ditengah-tengah orang yang belum
sepenuhnya mengenal Tuhan bahkan belum mengenal Tuhan Yesus sebagai
Juruselamat, dari renungan hari ini ada beberapa poin yang dapat kita
renungkan, poin pertama Proses yang bertahap sebagaimana yang dialami oleh
Rasul Paulus yang awal membenci dan menganiaya umat Tuhan Yesus bahkan ia
memiliki kuasa penuh untuk membinasakan umat Tuhan, tetapi setelah ia diubahkan
dan mengalami perjumpaan secara pribadi dengan Tuhan Yesus ia mengalami
metamorfosis yang sempurna ia menjadi Rasul yang sangat setia dalam
memberitakan nama Tuhan Yesus kepada bangsa-bangsa yang belum sepenuhnya nya
mengenal Tuhan Yesus bahkan kepada bangsa yang sama sekali tidak menganal Tuhan
Yesus sebagai Juruselamat dunia, setiap proses yang di alami Rasul Paulus
adalah proses yang bertahap tidak serta merta pertobatannya diterima oleh
orang-orang yang ada disekitarnya tetapi Rasul Paulus tetap memberitakan nama
Tuhan Yesus dengan setia dan tidak takut dengan resiko yang akan ia dapati
setelah ia memberitakan nama Tuhan Yesus ditengah-tengah orang yang belum
mengenal Tuhan Yesus secara penuh atau di tengah-tengah orang yang sama sekali
tidak mengenal Tuhan Yesus dan malah menyembah dewa. Poin kedua yang dapat kita
ambil perubahan Rasul Paulus adalah kesetiannya dalam memberitakan nama Tuhan
Yesus walaupun ia harus beberapa kali dipenjara karena ia tetap memberitakan
nama Tuhan Yesus, kesetian Rasul Paulus timbul karena ia juga setia dalam
tahapan proses yang ia lalui bagaimana ia mengenal Tuhan Yesus secara pribadi,
atau bagaimana ia tetap memberitakan nama Tuhan Yesus walaupun harus beberapa
kali dipenjara, dua poin ini dapat menjadi gambaran untuk kita yang sedang ada
didalam prosesnya Tuhan akan kah kita tetap bertahan dalam proses Tuhan yang
bertahap atau kita melarikan dari prosesnya Tuhan ? akan kah kita setia
bersaksi dan memberitakan nama Tuhan Yesus kepada orang-orang yang belum
sepenuhnya mengenal Tuhan atau bahkan belum mengenal Tuhan ? atau kita undur
diri karena kita tidak sanggup dengan resiko yang akan terjadi jika kita tetap
setia dalam bersaksi dan memberitakan nama Tuhan Yesus ? di tahun 2021 ini kita
harus memiliki komitmen untuk mau dip roses oleh Tuhan dan mau untuk tetap
setia dalam bersaksi dan memberitakan nama Tuhan Yesus kepada siapapun tanpa
takut dengan resiko yang akan kita alami ketika kita bersaksi dan memberitakan
nama Tuhan, seperti layaknya Rasul Paulus yang mau diubahkan oleh Tuhan Yesus
dan setelah Rasul Paulus diubahkan oleh Tuhan Yesus ia mengalami metamorfosis
yang sempurna. Mari kita awali hari ini dengan komitmen kepada Tuhan
Yesus agar Tuhan yang mengubahkan kita dan kita mau diproses secara bertahap
oleh Tuhan Yesus serta kita juga mau setia dalam memberitakan nama Tuhan Yesus
dimanapun dan kapanpun, belajarlah dari Kupu-kupu karena metamorfosis yang
dialami kupu-kupu adalah metamorfosis yang sempurna. Tuhan Yesus
Memberkati…..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar