Selasa, 22 November 2022

HOPE

“Hope”

 

 

Lalu TUHAN membawa Abram ke luar serta berfirman: ‘’Coba lihat ke langit, hitunglah bintang-bintang jika engkau dapat menghitung nya”. Maka firman-Nya kepadanya: “Demikianlah banyaknya nanti keturunanmu.” Lalu percayalah Abram kepada TUHAN, maka TUHAN memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran.

(Kejadian 15:5-6)

Maka mengandunglah Sara, lalu ia melahirkan seorang anak laki-laki bagi Abraham dalam masa tuanya, pada waktu yang telah ditetapkan, sesuai dengan firman Allah kepadanya.

(Kejadian 21:2)

 

 

 

 

Syalom, pada hari ini kita akan membahas “Hope” (harapan), sesuai dengan tema kita akan belajar tentang harapan dan siapa yang pernah memiliki harapan yang teguh didalam Alkitab.

Harapan

Didalam Perjanjian Lama tokoh yang Tuhan izinkan untuk Berharap adalah Abraham, Abraham berharap kepada Tuhan akan penggenapan janji yang sudah Tuhan nyatakan kepadanya, Tuhan berjanji walaupun Abraham dan Sara sudah lanjut usia tetapi Tuhan akan memberikan mereka seorang anak laki-laki dan dari anak itulah akan tercipta bangsa yang besar. Tetapi ketika Abraham berharap kepada Tuhan dengan setia Sara mulai goyah dan ia meminta Abraham untuk menghampiri Hagar, akhirnya Hagar mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki yang diberi nama Ismael, tetapi Ismael bukanlah anak perjanjian yang sudah Tuhan tetapkan kepada Abraham, karena Tuhan berjanji akan memberikan kepada Abraham seorang anak laki-laki yang dihasilkan oleh Sara yang dikatakan orang mandul.

Disini dapat kita lihat bagaimana Iman Sara mulai tidak tertuju kepada Tuhan lagi, tetapi Tuhan sangat adil dan tidak bisa mengikari janjiNya kepada Abraham dan Tuhan menggenapi janjiNya kepada Abraham, Sara melahirkan anak laki-laki dan anak itu diberi nama Ishak (Ibrani yitskhaq ‘orang ketawa’). Harapan yang dimiliki oleh Abraham kepada Tuhan sudah Tuhan jawab dan Ishak memiliki hidup benar dihadapan Tuhan, dari sini kita dapat belajar bagaimana seharusnya kita dalam menyatakan harapan kita kepada Tuhan, meneladani Abraham yang setia kepada Tuhan menantikan janji yang sudah Tuhan tetapkan kepadanya, dalam usia 100 tahun Abraham dan Sara memiliki seorang putra yang sudah menjadi pilihan Tuhan Allah, dan Tuhan berjanji kepada Abraham melalui Ishak akan tercipta bangsa yang besar yang juga menjadi pilihan Tuhan Allah.  pelajaran yang dapat kita ambul adalah kesetian Abraham dan Iman Abraham yang hanya tertuju kepada Tuhan Allah. Tuhan Yesus Memberkati.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar